Kalimat Sederhana yang Sulit Dipahami

Menggelitik. Itu mungkin kesan saya terhadap sebagian besar dari masyarakat Indonesia. Bagaimana tidak, ternyata kebanyakan dari kita menjadi orang yang sangat sulit memahami kalimat sederhana.

Ya, Kalimat sederhana kalau boleh dibilang.

"Tolong Geser ke tengah," pinta si kondektur.

Saya yang saat itu berdiri ditengah hanya bisa menggelengkan kepala melihat reaksi penumpang yang "bejubel" di dekat pintu. Entah tidak mendengar atau mungkin pura – pura tidak mendengar. Tak Nampak sedikitpun dari mereka yang berdiri untuk kemudian menggerakkan badannya berpindah tempat hingga ke bagian tengah bis hingga Berulang kali si kondektur mengatakan kalimat tersebut.

Sekali lagi, kalimat tersebut Kalimat sederhana. Bahkan tanpa subjek dan objek. Kalimat tersebut hanya terdiri dari predikat dan keterangan.

"Tolong geser ke tengah."

Hal serupa terjadi dengan mereka yang muslim. Ketika imam mengatakan, "Lurus dan Rapatkan Shafnya!" tak banyak juga yang merapatkan kaki – kakinya dengan makmum yang ada di sebelahnya. Bahkan banyak yang malah asyik memposisikan diri dengan kotak sajadah tanpa peduli dengan seruan yang ternyata menjadi hal yang menyempurnakan Ibadahnya. Masya Allah…

Kalimat – kalimat tersebut hanya terdiri tak lebih dari empat kata. Tapi mengapa kalimat yang tampak sederhana itu menjadi terlalu rumit untuk dipahami?

Inilah mungkin yang membedakan orang yang mengerti dengan mereka yang Paham. Orang yang mengerti tahu dengan apa yang disampaikan oleh orang lain namun bahkan tidak ada niat melaksanakannya. Sedangkan mereka yang paham adalah yang tahu, kemudian berusaha untuk melaksanakannya.

Semoga kita senantiasa memperbaiki diri dan menjadikan diri kita bagian dari orang – orang yang paham.

Wallahualam.

Inspired By Bang Iyus

Post a Comment

0 Comments