Mba – Mba Juttex apa Kuntilanak ?

Pagi ini hujan nggak begitu deras lagi. Hanya gerimis kecil yang terlihat dari jendela kamar yang sengaja kubuka sejak subuh tadi. Riuh di pasar sebelah rumah sekarang terdengar mengiringi suara rintik – rintik hujan yang mengenai atap genteng. Alunan instrument – instrument piano yang kukopi dari computer di kantor membuatku malas beranjak dari tempat tidur.

Aku hanya bermain – main dengan hape. Membuka situs favoritku, Friendster. Membalas komen teman – teman serta sedikit menyambangi multiplyku. Saat asyik dengan hape itulah aku teringat harus menghubungi salah satu temanku yang ingin mengundang tim nasyid kami untuk acara Walimatul ‘Ursy nya awal bulan Februari ini.

Terpaksa juga akhirnya aku beranjak menuju lemari untuk mengambil buku telepon. Setelah membolak – balik beberapa halaman, akhirnya dua nomor telepon Mas Yuli itu aku dapatkan.

08131852XXXX (Sengaja disamarkan biar nggak disalah gunakan).

Kupencet 12 digit nomor itu di hapeku lalu ku tekan tombol OK. Setelah mendekatkan dengan telinga, betapa kagetnya aku karena diseberang sana terdengar suara wanita yang menjawab teleponku.

“Nomor yang anda panggil tidak dapat dihubungi, mohon periksa kembali nomor tujuan anda.”

Lha…. Enak saja si sekretaris itu menyuruhku memeriksa nomor telepon tersebut dengan nada ketus. Kuikuti saja maunya dengan meneliti setiap angka yang ku pencet. Hasilnya….sama saja.

Kembali untuk yang kedua kalinya si sekretaris yang memintaku memeriksa kembali nomor yang kutuju.

Bosan dengan ceramahnya, aku beralih ke nomor Mas Yuli yang satunya.

08192995XXXX

Terdengar bunyi “Tuuut…” beberapa kali. Yes, nyambung juga. Dan kali ini kayaknya si sekretaris sedang sibuk hingga tak sempat menjawab teleponku.

Girangku ternyata hanya sesaat karena beberapa detik kemudian setelah 7 kali nada tuut, kembali Mba – mba jutek itu menerima teleponku.

“Telepon yang anda Putar, Salah. Silahkan ulangi kembali!”

Busssyyyeettt!!!!

Enak aja. Memang aku tak memutar telepon saat itu karena yang kugenggam adalah henpon 3G terbaru merek terkenal. Dan bisa – bisanya si Mba bilang kalo aku salah.

Kuulangi lagi…

Kali ini aku sambil meneriakkan setiap nomor yang ku tekan….. Setelah tuut…tuutt…beberapa kali, si error itu kembali iseng menjawab teleponku.

“Telepon yang anda putar, Salah. Silahkan mencoba kembali.”

Aaaarrrrggghhhhh…….

Post a Comment

0 Comments