Sok Idealis.... Gak Papa lah

“Posisi lagi dimana ?” Tanya Mas Ipul.

“Wah…aku lagi latihan niy mas. Maaf, udah jadwalnya setiap Sabtu malam,” jawabku.

Nggak enak juga mengelak terus kayak gini ya. Bukan apa – apa sih. Sok idealis mungkin ya.

Ini sudah kesekian kali teman – teman di DPRa mengajakku memasang pamflet dan banner. Yah, sebagai bagian mensukseskan Pemilu 2009 ini.

Tapi, kesekian kali juga aku mengelak dengan berbagai alasan. Hanya saja, yang pasti ada satu hal yang membuatku enggan untuk bergabung. Bukan karena harus dilakukan tengah malam disaat waktu istirahat, tapi karena satu hal. Hanya satu hal saja.

Merusak Pemandangan.

Wah, sok idealis ya…

Tapi nggak koq. Jujur aku nggak suka banget liat pamflet – pamflet liar tertempel di dinding – dinding bangunan, di tiang listrik, atau di lokasi – lokasi umum lainnya. Jorok gitu loh….

Pernah suatu hari saat aku ada di atm. Di dalam ruangan atm itu, tertempel stiker – stiker partai di mana – mana. Menyebalkan, hingga kemudian aku melepas semua yang ada disitu. Nggak cuman No.8 tapi juga stiker caleg dari partai laen.

Apa nggak ada aturan ya ?

Atau nggak paham aturan ?

aku sempat berpikir, apa nggak ada cara yang lebih bersih lagi ? Sempat juga kasihan melihat pohon – pohon menahan sakit di paku hanya untuk melampiaskan nafsu para caleg merebut kursi sebagai wakil rakyat. Kasihan melihat bapak – bapak harus melepas pamflet – pamflet yang yang tertempel di dinding rumahnya yang sangat susah sekali untuk dilepas karena telah menempel “sempurna”.

Seperti tadi malam, sepanjang jalan pulang dari GRamedia aku melihat pagar – pagar Pabrik di Taman Cibodas dipenuhi oleh pamflet partai yang mendominasi warna kuning. Weleh….. see….panjang jalan. Astaghfirullah.

Etika berkampanyenya dimana ya?

Sekali lagi aku bertanya, apa nggak ada aturannya ? ataukah nggak paham aturan ?

Aku rasa sih nggak perlu aturan. Tapi kesadaran kita semua menjaga keindahan alam dan tempat tinggal kita. Lihat aja sekarang, setiap jalan yang aku lihat muka – muka orang saja di kanan – kiri. Nggak cuman pamflet atau stiker kecil tapi ada juga Banner, spanduk, hingga Giant Banner yang terpasang rapi di space Billboard resmi ataupun yang liar di setiap persimpangan.

Pernah aku bertanya.

“Mas, kenapa harus nempelin pamflet sembarangan gitu sih ?”

“Yah, mau gimana lagi. Wong partai laen juga gitu,” jawab salah seorang fungsionaris partai dengn enteng.

Gubraggggsss. Bukankah kita punya slogan bersih ? Bukankah kita memang harus mulai dari diri sendiri ? mulai dari hal yang paling kecil ? dan mulai saat ini juga ?

Yuk…mari

Post a Comment

0 Comments