Pulau Semujur, Kecil namun Eksotis nan Menawan

Pulau Semujur dan Pulau Panjang dua buah pulau kecil yang bisa terlihat langsung jika kita berada di Pelabuhan Ketapang, Pangkalpinang, Propinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sama halnya dengan Pulau Ketawai dan Pulau Gusung Asam, kedua Pulau ini juga terdapat hamparan pasir putih yang halus. Pulau Semujur merupakan salah satu Pulau yang memiliki banyak penduduk terlihat dari kejauhan terdapat pemukiman penduduk berada di sepanjang pinggir pantai. Pulau Semujur memiliki kekayaan ikan karang dan ikan ekonomis yang melimpah. Selain penduduk Pulau, banyak nelayan dari Desa terdekat menangkap ikan di daerah Pulau ini seperti dari Tanjung Gunung, Tanah Merah, Batu Belubang dsb. Terbukti dari banyaknya wanita-wanita di Pualu tersebut yang telah mengusahakan ikan hasil tangkapan selain langsung dijual juga diolah menjadi ikan asin yang nantinya dijual ke Pulau Bangka. Alat Tangkap yang digunakan oleh nelayan diantaranya gillnet, pancing, bubu dan alat tangkap tradisional lainnya.

 Pagi di Pulau Semujur

Kondisi perairan Pulau Semujur bnayak ditumbuhi lamun hampir disekeliling Pulau dan batu karang yang telah mati akibat terkena langsung sinar matahari. Perairan yang jernih menjadikan perairan Pulau ini menjadi temapt yang mengasyikkan untuk snorkeling. Melihat keanekaragaman ikan karang, kima (tridacna), jenis-jenis lamun, makroalga secara langsung di perairan merupakan suatu kepuasan tersendiri. Faktor alam inilah yang menyebabkan Perairan Pulau Semujur memiliki potensi Perikanan yang melimpah.

Pagi di Pulau Semujur


Di Bagian Utara Pulau Semujur terdapat Pulau Panjang yang hanya memerlukan 15 menit perjalana perahu motor kita sudah dapat menikmati ekosistem terumbu karang dengan keanekaragaman dan kondisi perairan yang sangat baik. Pulau Panjang tidak memiliki penduduk karena daratan Pulau ini ditumbuhi hutan yang lebat namun terdapat gosong yang sangat panjang disekeliling Pulau saat surut terendah. Konon menurut cerita penduduk, dahulu di Pulau Panjang terdapat pemukiman penduduk namun terdapat ular besar yang menggangu penduduk yang mneyebabkan penduduk pindah dan menetap ke Pulau Semujur.

 Nelayan Pagi di Pulau Semujur

Hingga sekarang masih terdapat mitos ketakutan masyarakat untuk berhenti di Pulau Panjang. Namun dibalik mitos itu semua, Pulau Panjang memiliki ekosistem terumbuh karang di pinggir Pulau yang berhadapan langsung dnegan Pulau Semujur sangat baik karena kondisinya belum terganggu sama sekali. Ikan karang yang melimpah serta beranekaragam jenis karang terdapat pada ekosistem di Pulau Panjang. Hanya saja Tim JET belum melakukan penelitian mengenai ekosistem terumbu karang dan padang lamun di kedu Pualau ini dikarenakan keterbatasan waktu dan biaya penelitian. Mungkin kedepannya bisa menjadi prioritas pengembangan pulau-pulau kecil oleh pihak yang terkait.

 Pagi Pantai di Pulau Semujur




sumber :
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/01/ekspedisi-pulau-pulau-kecil/
Foto2 By Universitas Bangka Belitung (UBB) : http://www.ubb.ac.id

Post a Comment

2 Comments

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda